Captopril, Obat Andalan untuk Hipertensi

August 11, 2011 at 12:08 pm Leave a comment

Captopril merupakan obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi), dapat digunakan sendiri atau bersama dengan obat-obatan lain. Tekanan darah tinggi menambah beban kerja jantung dan arteri.

img

Jika berlangsung dalam waktu lama dapat menyebabkan fungsi jantung dan arteri menurun. Sehingga dapat menyebabkan rusaknya pembuluh darah otak, jantung, dan ginjal yang dapat mengakibatkan terjadinya stroke, gagal jantung, atau ginjal. Hipertensi juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Hal-hal tersebut dapat dihindari ketika hipertensi dapat terkontrol dengan baik.

Captopril bekerja dengan menghambat enzim dalam tubuh yang menghasilkan zat yang menyebabkan pembuluh darah mengencang, sehingga dapat menurunkan tekanan darah serta meningkatkan pasokan darah dan oksigen ke jantung.

Captopril juga digunakan pada beberapa pasien setelah serangan jantung. Setelah serangan jantung, beberapa otot jantung rusak dan melemah. Otot jantung dapat terus melemah seiring berjalannya waktu. Hal ini membuat lebih sulit bagi jantung untuk memompa darah. Captopril dapat dimulai dalam beberapa hari pertama setelah serangan jantung.

Selain itu, kaptopril digunakan untuk mengobati gagal jantung kongestif atau dapat digunakan untuk kondisi lain seperti yang ditentukan oleh dokter. Obat ini hanya tersedia dengan resep dokter.

Komposisi
Tiap tablet mengandung Captopril 25 mg atau 50 mg

Indikasi

  1. Hipertensi
  2. Gagal jantung
  3. Setelah Infark miokardium
  4. Diabetic nephropathy

Kontraindikasi

  1. Pada pasien yang hipersensitif terhadap obat ini
  2. Angioedema herediter
  3. Gangguan ginjal
  4. Wanita hamil

Dosis

1. Hipertensi
Dewasa
- Hipertensi awal
12,5 mg 2 kali sehari
- Untuk mengontrol hipertensi lanjut
25-50 mg 2 kali sehari

Max: 50 mg 3 kali sehari

2. Gagal jantung
Dewasa
Gagal jantung awal
6,25-12,5 mg 2-3 kali sehari

Max: 50 mg 3 kali sehari

3. Infark miokardium
Dewasa
Mulai 3 hari setelah Infark miokardium
Awal: 6,25 mg/hari, dapat meningkat setelah beberapa minggu 150 mg/hari dalam dosis terbagi jika diperlukan.

4. Diabetic nephropathy
Dewasa
25 mg 3 kali sehari

Penyimpanan

  1. Simpan obat dalam wadah tertutup pada suhu kamar, bebas dari panas, kelembaban, dan cahaya langsung.
  2. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  3. Jangan menyimpan obat yang kadaluwarsa atau jika obat tidak diperlukan lagi.

Sumber: MayoClinic, Indiamart, Drugs.com

Entry filed under: Uncategorized. Tags: , , .

Facebook Messenger – Lihat Inbox Pakai Aplikasi Mengenal Seluk Beluk Ban Mobil dan Motor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



Kajian.Net

Selamat datang kawan, blog sederhana ini berisi sedikit tulisan dari gagasan pribadi dan informasi yang mungkin bisa bermanfaat.

Recent Posts

Jumlah pengunjung

  • 36,836 visitor

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.